Dapatkan informasi baru paling lengkap hanya di situs ini. Semua yang anda cari sudah kami kupas pada situs kami. Cari tahu sekarang.

Inilah Fakta Menarik Tentang Ritsleting

Apa Saja Fakta Menarik Tentang Ritsleting ??.. Sering dianggap sebagai barang remeh tapi vital bagi kehidupan manusia modern. Itulah ritsleting! Tanpa ritsleting, pencopet mudah merogoh tas Anda. Tidak berhati-hati, ritsleting bisa melukai Anda. Salah mengikuti cara mencuci dengan mesin cuci, ritsleting bisa merusak pakaian Anda.

Jadi, sebaiknya Anda mulai menghargai keberadaan ritsleting dan memperlakukannya secara baik-baik. Mekanisme ritsleting modern yang kita kenal sekarang didesain oleh Gideon Sundback dari AS dan digunakan pertama kali pada 1913.

Cukup muda dibandingkan kancing yang ditemukan jauh sebelum itu. Sejak saat itu, ritsleting terus disempurnakan. Sepanjang keberadaannya di dunia, ritsleting telah menjadi berita karena hal-hal berikut ini:

1. 45% ritsleting di dunia diproduksi oleh YKK, perusahaan asal Jepang yang memiliki 132 kantor di 60 negara. Indonesia sendiri memiliki enam pabrik YKK.

2. Ulang tahun ke-132 Gideon Sundback diperingati oleh Google dengan animasi ritsleting pada Google Doodle.

3. Pada 2003, YKK memproduksi 7,2 miliar ritsleting. Bayangkan berapa miliar yang diproduksi tahun ini.

4. Volume penggunaan ritsleting mengalahkan volume pemakaian kancing pada 1937 setelah para desainer Prancis beralih ke ritsleting untuk celana pria.

5. Ritsleting mendapat saingan baru setelah penemuan Velcro pada 1948.

6. Ritsleting buatan YKK digunakan pada pakaian luar angkasa yang dikenakan manusia pertama yang mendarat di bulan pada 1969. Perayaan besar berlangsung di markas YKK.

7 Setiap tahun, sekitar dua ribu pria di AS datang ke Ruang Gawat Darurat karena kecelakaan pada alat kelamin akibat ritsleting.


Setengah kejadian tersebut dialami anak-anak dan remaja. Sisanya dialami pria dewasa.

Masalah-masalah yang umum pada ritsleting Ritsleting memang tidak mahal, tetapi sekali rusak, pakaian atau tas tidak bisa dipakai sebelum ritsletingnya diganti. Kerusakan pada ritsleting kebanyakan terjadi pada bagian penutupnya yang macet atau patah.

Berikut ini beberapa trik memakai ritsleting secara pintar untuk menghindari masalah:

1. Bagian penutupnya tidak lancar Gigi-gigi ritsleting bisa rusak jika Anda memaksa penutupnya yang macet atau seret. Gosokkan lilin atau pelumas pada kedua sisi ritsleting, lalu gerakkan penutupnya ke depan dan ke belakang beberapa kali hingga lancar.

2. Bagian penutupnya keluar jalur Memaksa menutup ritsleting tas yang terlalu penuh atau pakaian yang kekecilan akan menyebabkan ritsleting menjadi kelebihan muatan sehingga penutupnya keluar jalur. Hal ini merupakan masalah serius yang memerlukan penggantian keseluruhan ritsleting. Ritsleting sebaiknya ditutup setelah kedua bagiannya didekatkan untuk mempermudah gerakan bagian penutup.

3. Bagian penutupnya tersangkut pada kain Menarik paksa kain justru akan semakin memperburuk masalah. Tarik pelatuk ritsleting kembali ke belakang secara perlahan untuk membebaskan kain.

4. Jahitan lepas Pakaian sebaiknya dikenakan atau dilepas setelah ritsletingnya dibuka sepenuhnya. Jika penutup hanya dibuka setengah, ritsleting akan kelebihan muatan dan rusak atau jahitannya lepas. Pada pakaian, pasang kancing pengencang di atas ritsleting terlebih dulu sebelum menutup ritsleting. Hal ini juga berlaku untuk sarung tangan, sepatu, dan aksesoris lain.

5. Kering dan tersendat setelah dicuci Anda perlu menerapkan cara mencuci dengan mesin cuci secara benar agar ritsleting tidak rusak akibat dicuci dan juga cara merawat ritsleting setelah dicuci. Gosokkan lilin atau pelumas pada ritsleting yang kering setelah dicuci.

Ikuti juga saran-saran cara mencuci dengan mesin cuci dari situs-situs yang dapat dipercaya. Ritsleting perlu ditutup dan pelatuknya dilipat menghadap ke depan sebelum memasukkan pakaian ke mesin cuci. Jika dibiarkan terbuka selama pencucian, pelatuk ritsleting bisa tersangkut dan merusak kain. Kemungkinan lainnya adalah ritsleting menjadi melar atau mengerut.

6. Meleleh karena setrika Ritsleting perlu ditutup dan pelatuknya dilipat menghadap ke depan sebelum disetrika. Apa pun bahannya, lapisi ritsleting dengan kain sehingga tidak terkena panas setrika secara langsung.